Langsung ke konten utama

Tersipu

    


TERSIPU

 

Pagi itu di depan teras yang asri

Daun bergoyang menari genit

Murai bernyanyi riang suaranya merdu sekali

Secangkir kopi dan seulas senyummu membuatku tersipu

Menemaniku selalu setiap pagi

Menghadirkan rasa rindu saat kau tak ada disini

 

Siang itu di balkon rumah yang menghadirkan gulana

Kutatap langit terserak awan bergerombol

Menyebar di seluruh penjuru cakrawala

Membuat matahari hanya bisa tersipu

Menatap manis tak garang seperti biasanya

 

Sore temaram kala senja menyapa

Lembayung menatap ke arahku

Melambaikan warna-warni yang indah

Aku tersipu,  kulihat wajahmu disana

Kamu yang selalu menemani jadwal ngopiku di pagi hari

Hari ini kau masih dimana sayang ? Segeralah pulang

Agar ada yang membuatku tersipu di esok pagi

 

Sukabumi, November 2021

Komentar